Saturday, August 15, 2015

HASTRAT MASA SILAM

Serampang dalam halayak
ketika lampu-lampu berwarna jingga ke emasan
waktu telaga kemaren mengeruh,,,
bau menyengat
sekejap udara berhenti menghembus
masa sudah silam... dibawah lentera gubuk kecil
yang rapuh dari teriknya matahari
kejamnya rintik hujan
nafsu ilalang yang menghujam, tengelam dalam masa...
kejam sudah bila harus berharap pada alam
hanya derusan tanpa alas tujuan.

SENANDUNG RINDU


Walau luka yang menyiksa pedihnya tiada tara
izinkan kubahagia,,,,,,
bersama orang yang paling bersenandungkan rindu dan bahagia
impian harapan jangan sampai roboh hanya karena kesalah pahaman
diantara kita selalu ingin kulihat senyuman,,,, ketulusan dan kebahagiaan,,,,

Jangan biarkan kuterlelap dangan janji janji manis ini
sambut cintaku,,
dan simpan dalam lubuk hatimu,,,,
engkau yang membuatku ceria dan bahagia,,,,,
yakinkan hatimu,,,,
aku adalah milikmu selamanya......
yang akan menjaga dan menemani suka dan dukamu
karena bagiku......
engkau yang paling sempurna ,,,

RINDU YANG SESAAT BAHAGIA SELAMANYA

Senja waktu berlalu suka duka dalam cinta
kini berganti dengan bahagia tiada tara
rasa bimbang rasa curiga kini terlintas menjadi seutas cinta
jarak yang memisahkan diantara menjadi pelajaran
hidup tambah terarah,
terkadang air mata yang menjadi harta dikala hati merana
tangisan kini terlukis jadi sebongkah senyuman yang bertabur kebahagiaan
karenamu hati takbisa lepas dari rindu
dalam tatapan manja nan indah membuat semua takakan terlupa
walau hanya sesaat tapi bahagia 

Friday, July 31, 2015

RINDUKU DITENGAH TELAGA HATIMU

Rinduku ditengah telaga hatimu yang begitu syahdu untuk diungkapkan,
sayup sayup petikan melodi asmara membuat seakan hati dan jiwa bergetar
untuk selalu memangil nama yang membuat hati kembang kempis karena rindu
dan kesyahduan oleh hastrat yang kian matang,
hamparan lagit-langit mengundang tanya
sketika pula sukmaku melambung
karena dihatimu rinduku ditengah telaga cntamu....

ANGIN MENDESAK SUKMA

Malam terasa kembar dalam kepakan sayap impian
embun membasahi pucuk-pucuk dahaga kejora
berpancaran bersama rembulan deru angin mendesak sukma
meghunus rambut
nyanyian petuah sebelum rembulan beranjak keperaduan
meningalkan gugusan gemerlapan
sebelum daun berguguran menahan masa rentah.

IDAMAN SYADU DIMAHLIGAI

Hargailah ketika masih indah ketika masa masa syahdu 
jangan datang ketika masa sudah derita 
buat apa juga menaruk segelas sukma 
hanya untuk kepedihan dimahligai hidup ini  
                      syurga yang kutanam bukanlah impian tapi idaman syahdu 
                     diakhir cerita dan guliatnya kenyataan indah 
                     jika senyuman manis mulai memudar jangan pernah menagis 
Jangan pernah putus asa untuk bertanya 
perjuangkan jika itu kasih,,
raihlah bila masanya indah... dalam lawaspun mungkin takakan ada keindahan jika sukma derita 
pedih dan luka hanya tirai sementara  
        Kaca yang menhujam darah tanpa derusan angin yang menghagatkan kekejaman lara 
        teguhkan niat jika itu semua indah 
        pertahankan bila sakit bukan untuk derita 
        bahagia masih panjang jika semua dengan keikhlasan dan kasih sayang

Sunday, July 12, 2015

DOAKU RABBIKU

Tangan tangan kecil yang menadah
air mata siapa lagi yang merintik memangil tuhanmu
kebohongan mana lagi yang terkikis dengan nada syahdu
pikir kembali dalam berniat
Sudahkah satu menit saja dalam ratapan memanggil tuhan mu

doa siapa,,,,,,
doa siapa,,,,,,,,,,,,,,
dalam kegelapan malam buta
yang menadah untuk ijabah setiap saat dan waktu
degan cucuran airmata yang mengalir dalam kesunyian hampa

masihkah iba mengahujat
masihkah rasa sombong menghampiri,,,,,,,
sujut sejenak dalm kalimah takbir,,,,,, dan zikir mengemuruh dalam hati
ridhakan,,, ridhakan ya rabbi,,,,,,,,,,,,,,;;;;;;;;;;;;
ridhakan dalam sujutku,, dalam airmataku,,, merinding menyebut namamu

aku kembali dalam doaku...
aku lelah dengan dosaku.........
rabbiku kupangil namamu dengan rahmatan lilaalaminmu
kuserah diriku,,,