Wednesday, April 24, 2019



TEGAR..

Jiwaku mengembara mencari
sekeping asa dari hati yang
gulana..

Merana dan terluka menjadi
penghiasnya yang tak pernah
memudar meski cucuran airmata
seringkali menerpanya..

Aku mencoba tegar dan tegak
dalam pijaknya agar
langkahku tak menjadi
penghalang arah yang ku tuju..

Dan do'a yang aku mohonkan
padaNYA semoga dapa
menemaniku meraih harapan
untuk tumpuanku dimasa depan

Banda aceh.
Mm.a.k.a.
1 januari 2019
Tau ,,,

Sampai kapan aku harus medayuh sementara aku takmampu berenang jika ombak menghempas kemudi....

diampun aku akan mati...
dihempas arah yang gak tau haluan ilir yang mengombang ambing dilautan.....

kemana arah labuhan nya...
Kemana nahkoda akan menuju
Perahu maju...atau diam menunggu waktu....


Mm.a.k.a.
Banda aceh.
23-mei-2018

KERINDUAN MENDALAM

Tuhan aku mengigil dalam kerinduan
Menyerah pada kenyataan merindu dalam petala hati yang mulai diam
Tuhan pada siapa ku katakan sayang , pada siapa kusampaikan pesan
Hati telah rapu...kadang merindu kadang meragu
Masihkah ada hati yang merindu walau tak pernah terungkapkan
Haruskan berteman sepi dan petang
Untuk siapa tersimpan kenyataan bahwa hati ini setia memandang
Walau sering terhardik dalam kerinduan..
Tuhan kutakut suatu saat pada siapa kerinduan
Ketika memangil..mencurahkan segala rasa kasih
Haruskah menunggu rindu
Sedangkan hati mulai ragu pada kesedihan.


Abdurrahman.a.k.a.
Fana


Tak berharap lebih atau pun sempurna
Cuma mengharap kesederhanaan

Kutaku suatu hari nanti jika kelebihan itu
Yang akan menyakiti. ..
kutakut pula
Suatu saat nanti jika kekurangan datang
Tak mampu menutupi yang sempurna

Aku juga celaka karena kefanaan yang menyakiti jiwa...
Jika kesederhanaa menjadi kebahagian suatu saat nanti itulah kesempurnaa Hakiki yang harus aku syukuri....


Mm.a.k.a.

Banda aceh.
23- mei-2019

Tuesday, February 26, 2019

Cinta satu menit
Rindu satu detik

Petang ini beranjak lebih cepat,
nuansanya berbeda dari kemaren tentang waktu,
Tentang hari, tentang rayuan yang berbicara gombal tentang cinta dan hati
Masih terasa buayan manja celotehan tentang cinta yang kukirim lewat mopen usang bertuliskan jarak tempuh antara kerinduan dan waktu.
Aku masih belum tau waktu itu antara cinta dan rindu masih setengah setengah bergelora dengan hati dan nafsu...
Sungguh sungguh aku mencari tau karena dalam hati kecilku antara cinta dan pembuktian jati diriku masih bergejolak...
Panasnya api asmara masih cetar mendidih darahku ketika menatap gambarmu yang sesikit buram,
maklum kala itu hp titisan empuku yang menemani ku...
Sungguh antara cinta dilema rindu nafsu menjadi satu dari kejauhan,,
Mengungkap tabir ketika pertemuan sepasang bola mata menatap seakan darahku yang mendidih diam diam membeku,,
terbata bata dalam hati aku tidak bisa keringat dingin mulai bercucuran....antara cinta dan nafsu berubah menjadi cupu...engkau jauh lebih istimewa dari yang kusandarkan dalam bingkai keramat mampu mengubah waktu, rindu , nafsu...menjadi satu kata rindu ini membuatku beku...


Mm.a.k.a.

Banda aceh.26 februari 2019.

Thursday, August 23, 2018

             UNTUKMU BUNDA
Dikala senja engkau termangu...dikala pilu kadang terusik dijiwa
Resah kadang terbalutkan lara, silih berganti ceria
Nestapa kadang datang silih berganti..
Airmata mata terarahkan demi kasih sayangmu

Pernahkah engakau kecewa, sakitkah engkau merasa
Bunda... aku bukan siapa siapa tanpamu
Aku takkan ada tanpa kelembutan kasih sayangmu
Sungguh besar harapan dan impian dalam membesarkanku

Bunda...engakau ayunkan cinta dan doa
Dalam ayunan kasih sayangmu
Kadang lelah datang melanda
Kadang tangis menguraikan air mata...

Bunda pernahkah ternilai tetesan air matamu
Jatuh ketika ku terbelenggu, kadang hampa...
Kadang derita...terkadang goresan perih dan luka
Kau balut dalam satu cerita,,demi buah kasih sayangmu..

Bunda..andaikan benang belum terpintal kain belum tersulam
Pecahan kaca bisa ku jadikan mutiara 
Resah hati ini bunda...

Bunda andaikan hati ini menjerit memanggilmu
Mrndengarkisahmu ..tangis bersamamu
Bunda salahkah aku...disakah aku.
Andai doa dan balas budiku belum tercurahkan untukmu
Tak sebanding dengan kasih sayangmu untuk ku bunda

Bunda...seiring rmbun membasahi dimalam senja
Kadang tanggan menadah pada yang kuasa
Kadang hati masih tergorkan luka
Kadang hati masih menyimpan lara

Bunda...andai doa dapat kupinta 
jadikan anakmu ini anak yang berbakti pada orang tua
Bunda tidak ada orang lain yang lebih mampu
Dan selalu mencintai lebih dan tulus
Selain kasihmu bunda....
Bunda mencintai dengan keihklasan hati bunda
Bunda ...ku bersimpuh di kakimu
Bunda ku mencintaimu...


Banda Aceh 24 agustus 2018
Mm.a.k.a.



                   BUNDA
Disini ada segelintir agan yang menyergapku
Selalu akan masa bersamamu, merinduiku agar aku datang menemuimu
Harapanmupun mengalir bersama darahku
Angan dan harapan masa lalu membuaiku
Membuatku terkenang kenangakan mu....

Bunda ingin rasanya tetap bersamamu
Tetap bersamamu dalam liku masalalu
Bercerita dan bermanja bersamamu...
Senyummu...
Tatapanmu....
Kedipan bola matamu masih terniang dijiwaku...

Bunda...
Engkau bak permata yang tak bisa
Ternilai harganya yang tak bisa dibandibgkan indahnya...

Bunda....
Dalam doa engkau bercerita
Dalam tangis engakau tertawa
Tak pernah engkau mengeluh dan berputus asa
Dalam membesarkan anakmu...

Bunda walau engkau telah tiada
Tapi impianmu masih ada dalam jiwa
Akan terus kubawa dan kujaga.

Bunda nyayianmu masih terasa...
Walau cuma kenangan tapi indah menyentuh dalam jiwa
Bunda..hanya doa yang dapat kupinta pada yang kuasa agar engkau
Tenang dialam sana

Bunda hari hariku kian terasa kelam
Dunia baru terasa jika jiwaku
Haus akan rindumu

Bunda rasanya ingin membuka kembali memori lama
Mengenang nyala cinta dalam kalbu Mengenang saat-saat bermanja,,,bercerita..
Dan menangis dalam pangkuanmu...

Bunda selamat jalan.....
Aku merindukanmu
Doaku akan terus bersamamu...

Banda aceh 24 agustus 2018
Mm.a.k.a.