BUNDA
Disini ada segelintir agan yang menyergapku
Selalu akan masa bersamamu, merinduiku agar aku datang menemuimu
Harapanmupun mengalir bersama darahku
Angan dan harapan masa lalu membuaiku
Membuatku terkenang kenangakan mu....
Bunda ingin rasanya tetap bersamamu
Tetap bersamamu dalam liku masalalu
Bercerita dan bermanja bersamamu...
Senyummu...
Tatapanmu....
Kedipan bola matamu masih terniang dijiwaku...
Bunda...
Engkau bak permata yang tak bisa
Ternilai harganya yang tak bisa dibandibgkan indahnya...
Bunda....
Dalam doa engkau bercerita
Dalam tangis engakau tertawa
Tak pernah engkau mengeluh dan berputus asa
Dalam membesarkan anakmu...
Bunda walau engkau telah tiada
Tapi impianmu masih ada dalam jiwa
Akan terus kubawa dan kujaga.
Bunda nyayianmu masih terasa...
Walau cuma kenangan tapi indah menyentuh dalam jiwa
Bunda..hanya doa yang dapat kupinta pada yang kuasa agar engkau
Tenang dialam sana
Bunda hari hariku kian terasa kelam
Dunia baru terasa jika jiwaku
Haus akan rindumu
Bunda rasanya ingin membuka kembali memori lama
Mengenang nyala cinta dalam kalbu Mengenang saat-saat bermanja,,,bercerita..
Dan menangis dalam pangkuanmu...
Bunda selamat jalan.....
Aku merindukanmu
Doaku akan terus bersamamu...
Banda aceh 24 agustus 2018
Mm.a.k.a.
FUNFAGE INI MERUPAKAN KUMPULAN KATA-KATA INDAH YANG BERBENTUK PUISI DIDALAMNYA.BERBAGAI BENTUK PUISI YANG AKAN DITAMPILKAN DIDALAMNYA
Thursday, August 23, 2018
Tuesday, July 17, 2018
NAFAS YANG TAK BERUJUNG
NAFAS YANG TAK BERUJUNG
Dan aku masih disudut kota mencari tau
Siapa diriku ini, diantara banyaknya peluh kehidupan yang fana ini...
Ia aku tidak akan bercerita pada mereka..
Aku hanya mengeluh pada tuhanku saja
Hingga dia,,tuhanku tidak sanggup lagi mendengar keluhanku..
Hingga masanya tiba aku akan tau kemana langkah menuntunku...
Ia hingga tuhan menerima setiap semua jawaban yang terlewatkan selama ini...
Dan aku akan berkata semenjak aku bernafas aku manusia bodoh...padahal ia tuhanku menyayangiku...dalam setiap hembusan nafasku...
Mm.a.k.a.
Banda aceh, 16-07-2018
Dan aku masih disudut kota mencari tau
Siapa diriku ini, diantara banyaknya peluh kehidupan yang fana ini...
Ia aku tidak akan bercerita pada mereka..
Aku hanya mengeluh pada tuhanku saja
Hingga dia,,tuhanku tidak sanggup lagi mendengar keluhanku..
Hingga masanya tiba aku akan tau kemana langkah menuntunku...
Ia hingga tuhan menerima setiap semua jawaban yang terlewatkan selama ini...
Dan aku akan berkata semenjak aku bernafas aku manusia bodoh...padahal ia tuhanku menyayangiku...dalam setiap hembusan nafasku...
Mm.a.k.a.
Banda aceh, 16-07-2018
Wednesday, December 20, 2017
BINGKAI KENANGANMU
Seketika itu jiwa tersontak luka
Ada suara petir menyambar getar memercik genderang hati..
seakan dunia mau runtuh dalam genggaman.
Air mata menetes mengingat masa indah yang berlalu
Hilanglah lagu rindu, hilanglah cinta rindu yang mengema dikalbu..
Ku merenung jauh ketika bingkai foto didinding kamar rumahku gambaran senyumanmu.
Terbilah rasa ketika kata katamu kau ucapkan padaku bahwa kita tak bisa bersatu...
Terbilah rindu antara engkau dan aku
Air mataku jatuh berlinangan terurai rasa rindu yang tersimpan rapi diruang rindu...
Kupenga kembali gambar fotomu tak mungkin ku dapat melupakanmu...
Didalam hidupku ini taknak kudapat kaseh sisuci cintamu padaku...
Tak akan dapat kutemu pengati dirimu ..oo mengapa rindu masih tertanam dalam harapan cintaku padamu...
Tak akan pernah kulupa suatu masa dulu pernah ada senyum dan rindu disini dipangkuanku pernah ada airmata bersama ketika pilu meluwakkan cemburu tapi kita tetap bahagia...
Tak akan pernah kulupa dulu pernah ada janji antara cinta dan rindu hanya tuhan yang memisahkanmu dan diriku...
Sekarang hanya air mataku sendiri jatuh berlinangan dihamparan luaknya rindu dan syahdu karena kenaganmu...
Tak mungkin dapat ku melupaknmu kasih...
Mm.a.k.a
Seketika itu jiwa tersontak luka
Ada suara petir menyambar getar memercik genderang hati..
seakan dunia mau runtuh dalam genggaman.
Air mata menetes mengingat masa indah yang berlalu
Hilanglah lagu rindu, hilanglah cinta rindu yang mengema dikalbu..
Ku merenung jauh ketika bingkai foto didinding kamar rumahku gambaran senyumanmu.
Terbilah rasa ketika kata katamu kau ucapkan padaku bahwa kita tak bisa bersatu...
Terbilah rindu antara engkau dan aku
Air mataku jatuh berlinangan terurai rasa rindu yang tersimpan rapi diruang rindu...
Kupenga kembali gambar fotomu tak mungkin ku dapat melupakanmu...
Didalam hidupku ini taknak kudapat kaseh sisuci cintamu padaku...
Tak akan dapat kutemu pengati dirimu ..oo mengapa rindu masih tertanam dalam harapan cintaku padamu...
Tak akan pernah kulupa suatu masa dulu pernah ada senyum dan rindu disini dipangkuanku pernah ada airmata bersama ketika pilu meluwakkan cemburu tapi kita tetap bahagia...
Tak akan pernah kulupa dulu pernah ada janji antara cinta dan rindu hanya tuhan yang memisahkanmu dan diriku...
Sekarang hanya air mataku sendiri jatuh berlinangan dihamparan luaknya rindu dan syahdu karena kenaganmu...
Tak mungkin dapat ku melupaknmu kasih...
Mm.a.k.a
Wednesday, June 14, 2017
TERANG
Rabby aku cemburu akan air mata dalam doa
Yang bersemayam dalam jiwa jiwa teduh
Memutarkan tasbihmu dalam sajadah dengan menyebut asmamu
Pohon ilalang ilalang seakan diam sejagat mendengar lantunan merdunya zikir
Paraunya nada dalam mengucap akan kalimah indah...
Duhai penyejuk jiwa keusangan mana yang mampu mengubah setiap senja
Menjadi hamparan duri duri dijalan setapak menjadi pasir panas membakar jiwa jiwa
Yang membara dalam geliat masa,,,
Rabby kuingin menagis karena kecemburuan doasa yang terus mengutai rasa dalam sakit
Yang terus menghujam rasa ....
Jam dinding tergopoh gopoh memutar seakan berkata tunggu apa lagi imsak meghadang senja menjulang panas mulai terang...
Ya rabb getaran jiwa kuingin menjadi doa yang makbul agar terpadu menjadi lampu
Penerang hingga membimbing kami dalam berjuang kejalan yang terang.
BANDA ACEH
MAMAN. A.K.A
12 juni 2017.
Yang bersemayam dalam jiwa jiwa teduh
Memutarkan tasbihmu dalam sajadah dengan menyebut asmamu
Pohon ilalang ilalang seakan diam sejagat mendengar lantunan merdunya zikir
Paraunya nada dalam mengucap akan kalimah indah...
Duhai penyejuk jiwa keusangan mana yang mampu mengubah setiap senja
Menjadi hamparan duri duri dijalan setapak menjadi pasir panas membakar jiwa jiwa
Yang membara dalam geliat masa,,,
Rabby kuingin menagis karena kecemburuan doasa yang terus mengutai rasa dalam sakit
Yang terus menghujam rasa ....
Jam dinding tergopoh gopoh memutar seakan berkata tunggu apa lagi imsak meghadang senja menjulang panas mulai terang...
Ya rabb getaran jiwa kuingin menjadi doa yang makbul agar terpadu menjadi lampu
Penerang hingga membimbing kami dalam berjuang kejalan yang terang.
BANDA ACEH
MAMAN. A.K.A
12 juni 2017.
Saturday, February 4, 2017
KERINDUAN MENDALAM
Tuhan aku mengigil dalam kerinduan
Menyerah pada kenyataan merindu dalam petala hati yang mulai diam
Tuhan pada siapa ku katakan sayang , pada siapa kusampaikan pesan
Hati telah rapu...kadang merindu kadang meragu
Masihkah ada hati yang merindu walau tak pernah terungkapkan
Haruskan berteman sepi dan petang
Untuk siapa tersimpan kenyataan bahwa hati ini setia memandang
Walau sering terhardik dalam kerinduan..
Tuhan kutakut suatu saat pada siapa kerinduan
Ketika memangil..mencurahkan segala rasa kasih
Haruskah menunggu rindu
Sedangkan hati mulai ragu pada kesedihan.
Abdurrahman.a.k.a.
Menyerah pada kenyataan merindu dalam petala hati yang mulai diam
Tuhan pada siapa ku katakan sayang , pada siapa kusampaikan pesan
Hati telah rapu...kadang merindu kadang meragu
Masihkah ada hati yang merindu walau tak pernah terungkapkan
Haruskan berteman sepi dan petang
Untuk siapa tersimpan kenyataan bahwa hati ini setia memandang
Walau sering terhardik dalam kerinduan..
Tuhan kutakut suatu saat pada siapa kerinduan
Ketika memangil..mencurahkan segala rasa kasih
Haruskah menunggu rindu
Sedangkan hati mulai ragu pada kesedihan.
Abdurrahman.a.k.a.
MELARANG SUDAH
Iktisar hati yang mengoncangkan aras dalam batin
Benih benih kesedihan mulai lahir
Dalam batin yang paling dalam,
Bagai menusuk nusuk kalbu yang tak bisa terhalang
akan dinding pemisah
Entah jiwa yang melarang entah memang kasih sayang yang terlarang
Dalam rimba yang penuh duri
gelap sudah hati yang meratap
Tak dapat menghalang kebinasaan hati
Tak ada keramahan tak ada lagi sendawa riak riak senyuman,
Hanya iktisar hati yang mulai merasa jiwa mulai tandus dari basahan
Simpati hati..
Lupakanlah lupakanlah sudah takdir hati yang tercampak kan.
Abdurrahman.a.k.a.
Abdurrahman.a.k.a.
Thursday, February 2, 2017
INIKAH RASA
ingin rasa aku tulis semuanya
Dalam bingkai keistimewan hati
Tapi sampai kapan
Aku bisa dan mampu buat satu harapan
yang gak mungkin pasti
cinta bukan tujuan
kasih sayang juga bukan harapan
Yang bisa kupilih
dalam keseiringan malam yang kulewati
Dalam himpitan hati ku yang semaki dalam
Dan menunduk kalbu
Aku hanya mengigikan satu harapan
Yaitu kepastian
Yang datang bukan canda dan tawa
Bukan jua keromantisan
Mogak aku mampu melukis semuanya
Dengan segenap rasa yang ada.
Abdurrahman.a.k.a.
Dalam bingkai keistimewan hati
Tapi sampai kapan
Aku bisa dan mampu buat satu harapan
yang gak mungkin pasti
cinta bukan tujuan
kasih sayang juga bukan harapan
Yang bisa kupilih
dalam keseiringan malam yang kulewati
Dalam himpitan hati ku yang semaki dalam
Dan menunduk kalbu
Aku hanya mengigikan satu harapan
Yaitu kepastian
Yang datang bukan canda dan tawa
Bukan jua keromantisan
Mogak aku mampu melukis semuanya
Dengan segenap rasa yang ada.
Abdurrahman.a.k.a.
Subscribe to:
Posts (Atom)

